
Inspeksi Lapangan oleh Dirut Bulog
Direktur Utama Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, baru-baru ini melakukan serangkaian inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di Bandung, termasuk Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana. Dalam kegiatan tersebut, beliau didampingi oleh pejabat penting daerah seperti Sekda Jawa Barat dan perwakilan dari Bulog Wilayah Jawa Barat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memastikan bahwa harga pangan di wilayah tersebut tetap dalam batas kewajaran.Ketersediaan dan Harga Pangan
Hasil dari kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa harga beras, baik medium maupun premium, terpantau stabil dan bahkan dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan. Misalnya, beras medium yang HET-nya Rp13.500 per kilogram, dijual dengan harga lebih rendah dari itu. Untuk beras premium, dijual sekitar Rp14.500 per kilogram, di bawah HET Rp14.900. Minyak goreng juga dijual sesuai ketentuan, yakni Rp14.700 per liter.Penyaluran Program SPHP Beras
Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digerakkan oleh Bulog juga telah berjalan sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional. Beras dari program ini dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram, dan untuk Jawa Barat saja, distribusinya sudah mencapai 74 ribu ton. Hal ini diyakini turut membantu menjaga kestabilan harga beras di pasar.Cadangan Beras di Jawa Barat
Menurut data yang disampaikan, stok beras di Jawa Barat sangat memadai. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Jawa Barat mencapai sekitar 530 ribu ton, yang diprediksi mampu mencukupi kebutuhan hingga melewati perayaan Natal dan Tahun Baru. Secara nasional, Bulog menguasai sekitar 3,4 juta ton, dengan Jawa Barat mengamankan sekitar 540 ribu ton dari total tersebut.Sumber: www.radarbandung.id (28/12/2025)


0Komentar
Jangan lupa kasih komentar yaaa :D