Gfr6TUC7BUM9TSd5TfW0BSro
Light Dark
Harga Daging Ayam di Bandung Melonjak Capai Rp40 Ribu Menjelang Perayaan Tahun Baru

Harga Daging Ayam di Bandung Melonjak Capai Rp40 Ribu Menjelang Perayaan Tahun Baru

Daftar Isi
×
Mendekati pergantian tahun, harga bahan pangan di Bandung mengalami lonjakan drastis. Tak terkecuali, daging ayam yang kini dijual dengan harga mencapai Rp40 ribu per kilogram. Peningkatan harga ini turut dirasakan oleh para pedagang dan pembeli yang mengeluhkan situasi tersebut. Fenomena ini kerap terjadi setiap akhir tahun, menempatkan beban lebih pada konsumen dan pelaku usaha kecil. Seperti yang diberitakan oleh detik.com (29/12/2025), mereka berharap pemerintah dapat segera mengatasi masalah ini.

Dampak Kenaikan Harga terhadap Konsumen

Kenaikan harga daging ayam yang signifikan menjelang akhir tahun memberikan tekanan berat bagi rumah tangga di Bandung. Konsumen terpaksa mengurangi pembelian atau mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan pangan. Bagi sebagian besar warga, daging ayam adalah sumber protein penting yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Ketika harga melonjak, pengeluaran rumah tangga menjadi lebih besar, mengakibatkan penyesuaian pada anggaran bulanan mereka. Lonjakan ini juga memicu kekhawatiran akan inflasi yang lebih luas.

Tantangan Pedagang dalam Situasi Ekonomi Tak Menentu

Pedagang daging ayam di pasar tradisional menghadapi tantangan besar akibat lonjakan harga yang drastis. Mereka terjebak di antara harga beli yang tinggi dari pemasok dan kemampuan beli konsumen yang menurun. Banyak dari mereka terpaksa mengurangi stok untuk menekan kerugian, sementara yang lain khawatir akan penurunan omzet. Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu ini, stabilitas harga menjadi harapan besar para pedagang. Kestabilan harga menjadi penting untuk menjaga kelangsungan usaha mereka.

Harapan dan Tindakan Pemerintah

Kondisi ini mendorong permintaan terhadap peran aktif pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok. Intervensi melalui kebijakan distribusi dan penetapan harga maksimal dianggap sebagai solusi yang dapat membantu meredakan situasi. Selain itu, peningkatan pengawasan terhadap rantai pasokan dan pelaku pasar juga penting untuk mencegah spekulasi harga yang merugikan. Pemerintah diharapkan mengambil langkah cepat untuk mengendalikan lonjakan harga agar masyarakat tidak terus terbebani.

Prospek Pasar di Awal Tahun Baru

Menghadapi tahun baru, banyak pihak berharap adanya perbaikan dalam pasar pangan. Lonjakan harga yang terjadi di akhir tahun ini diharapkan tidak berlanjut ke tahun berikutnya. Dengan kebijakan yang tepat, ada harapan bahwa harga dapat kembali stabil dan terjangkau bagi masyarakat luas. Para ahli memperkirakan bahwa jika pemerintah dan pelaku pasar dapat bekerja sama secara efektif, tantangan ini dapat diatasi dan memberikan suasana ekonomi yang lebih baik di bulan-bulan mendatang.

Sumber: www.detik.com (29/12/2025)

0Komentar