Aksi pungutan liar berkedok biaya parkir kembali terjadi di Kota Bandung. Peristiwa ini menimpa para pengemudi mobil yang menghadiri acara wisuda Universitas Padjadjaran (Unpad) di kawasan Jalan Dipatiukur pada pekan lalu. Para pengendara dikenakan tarif yang tidak wajar, mencapai puluhan ribu rupiah.
Kronologi Pungutan Parkir Liar
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, para peserta dan keluarga wisudawan diarahkan untuk memarkirkan kendaraan mereka di area Monumen Perjuangan. Di lokasi tersebut, petugas parkir tidak resmi mematok tarif hingga Rp 40.000 untuk setiap mobil. Nominal ini berbeda dengan yang tertera di karcis parkir, yaitu sebesar Rp 30.000. Tidak hanya itu, saat para pengemudi hendak keluar dari area parkir, mereka kembali dimintai sejumlah uang tambahan. Kejadian ini menimbulkan keluhan dari masyarakat yang merasa dirugikan oleh praktik tersebut.
Respons Pemerintah Kota Bandung
Menanggapi laporan masyarakat, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa pihaknya telah menangani masalah tersebut. Menurutnya, pemerintah kota bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai insiden pungutan liar itu. Ia mengapresiasi laporan langsung dari warga yang memungkinkan aparat untuk segera mengambil tindakan. Farhan juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan keamanan di seluruh wilayah Kota Bandung.
Identitas Pelaku dan Tindakan Pembinaan
Menurut pernyataan Wali Kota Farhan pada Senin (10/11/2025), petugas di lapangan telah berhasil mengidentifikasi pelaku pungutan liar tersebut. Diketahui bahwa pelaku bukan merupakan warga Kota Bandung. Sebagai tindak lanjut, pihak berwenang telah memberikan pembinaan kepada oknum yang bersangkutan. "Ya, itu sudah dibereskan. Alhamdulillah, kita langsung menanganinya. Kita sudah mengidentifikasi, walaupun yang bersangkutan bukan warga Kota Bandung," ujar Farhan.
Pencarian Solusi Permanen
Insiden seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Kota Bandung, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan publik. Banyak yang mempertanyakan apakah tindakan sebatas pembinaan cukup efektif untuk memberikan efek jera. Masyarakat berharap adanya solusi yang lebih permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang dan meresahkan warga serta pengunjung di berbagai lokasi strategis di kota tersebut.
Referensi:
Sumber artikel ini ditulis dari rejabar.republika.co.id (11/11/2025), informasi ini menyajikan fakta-fakta yang diuraikan dalam laporan berita asli mengenai insiden pungutan liar parkir di Bandung.

0Komentar
Jangan lupa kasih komentar yaaa :D