Gfr6TUC7BUM9TSd5TfW0BSro
Light Dark
Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas oleh Pistol Polisi, Kapolrestabes: Tak Sengaja Pistol Meletus

Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas oleh Pistol Polisi, Kapolrestabes: Tak Sengaja Pistol Meletus

Daftar Isi
×


Makassar diguncang oleh insiden tragis yang menewaskan seorang remaja berusia 18 tahun bernama Bertrand, setelah terkena tembakan aparat kepolisian saat membubarkan sekelompok anak muda di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, pada Minggu (1/3). 

Ironisnya, para remaja tersebut hanya sedang bermain dengan pistol mainan jenis water jelly yang dianggap meresahkan warga. 

Penjelasan Kapolrestabes Makassar

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengonfirmasi bahwa insiden terjadi ketika polisi berusaha membubarkan kelompok tersebut, di mana korban diduga mencoba melarikan diri dan terlibat dalam pergelutan yang mengakibatkan pistol yang dipegang oleh Iptu N "meletus" dan mengenai bagian belakang tubuh korban.

Bertrand segera dilarikan ke rumah sakit, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong. Iptu N kini telah menjadi tersangka dan sedang menjalani pemeriksaan kode etik oleh Propam. 

Kritik Netizen di Media Sosial

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat mengenai profesionalisme dan standar penggunaan senjata api oleh aparat di lapangan. Sejumlah netizen pun melontarkan kritik tajam terhadap tindakan polisi. Akun "madewangi" menulis, "Pistol itu ada kunci pengamannya Pak supaya nggak bisa ditembakkan. Sales Yakult aja ditraining dulu kok Pak. Emang jadi Polisi prosedurnya jual sawah, dapet seragam, langsung dinas, gitu ya Pak?" yang disukai oleh 69 orang.

Sindiran Keras dari Masyarakat

Insiden ini juga memicu banyak komentar negatif dari pengguna media sosial. "Baju doang Bersih, kerjaan Kotor," ungkap akun "inandnikeke", yang mendapatkan 1.193 likes. Sementara itu, akun "deffnd_" menambahkan, "tak sengaja tertembak, tak sengaja terlindas, tak sengaja terpukul helm... ada lagi yg mau nambahin ?" dengan 875 likes, menunjukkan ketidakpuasan terhadap narasi yang disampaikan oleh pihak kepolisian.

Dari berbagai sudut pandang, banyak netizen yang mempertanyakan profesionalisme aparat. Akun "kcungzdacozta" berkomentar, "Belajar yg bener biar ngk jadi polisi," dengan 322 likes. Bahkan, akun "iniachie" mencurahkan rasa frustasinya, "Polisi ini knp ya klo ga tolol ya tolol bgt 😢 masa iya ga sengaja, yg waras.!!!" yang diperkuat oleh 118 likes. Pertanyaan kritis juga muncul dari akun "aliflv666", "Pertanyaannya se-urgent apa sampai yang katanya OKNUM ini sampai ngasih tembakan peringatan ke udara?" yang disukai oleh 10 orang, menyoroti urgensi situasi tersebut.

Insiden tragis ini membuka diskusi penting mengenai standar operasional dan pelatihan bagi aparat kepolisian, serta mempertanyakan sikap dan tindakan yang diambil dalam situasi yang seharusnya tidak berujung pada hilangnya nyawa seorang remaja.

0Komentar