
HIPMI Kota Bandung Aktif dalam Business Matching Jabar–Jakarta
Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Bandung menunjukkan peran yang signifikan dalam event business matching yang mempertemukan BPD HIPMI Jabar dan BPD HIPMI Jaya, yang berlangsung di Bandung pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini menjadi platform strategis yang menyatukan pengusaha dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dengan pelaku usaha dari Jakarta, yang merupakan pusat pasar nasional.
Pentingnya Konektivitas Ekonomi
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bandung, Ibrahim Imaddudin Islam, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan bahwa business matching tidak hanya sekadar menjadi seremoni, tetapi juga merupakan momentum penting untuk memperkuat konektivitas ekonomi antara daerah. “Kami mengapresiasi pelaksanaan business matching ini. Ini patut diapresiasi karena menghadirkan para pengusaha dari 27 kabupaten/kota se-Jabar ditambah BPC se-Jakarta. Kita melihat ekonomi masih dalam kondisi tumbuh, tapi pertumbuhannya belum dirasa merata,” ungkap Ibam.
Peran Pengusaha Muda dalam Ekonomi
Ibrahim juga menyoroti tekanan terhadap daya beli yang masih dirasakan, terutama di sektor usaha kecil dan menengah. Dalam situasi ini, ia menekankan pentingnya peran pengusaha muda dalam menjaga dan menumbuhkan roda ekonomi daerah. “Tekanan ada terhadap daya beli pada sektor usaha kecil menengah. Pada situasi ini tentu kita sebagai pengusaha muda ada di garis depan untuk menghidupkan dan menumbuhkan roda ekonomi, khususnya di Jabar,” katanya.
HIPMI sebagai Inkubator Bisnis
Ia menegaskan bahwa HIPMI memiliki peranan strategis sebagai inkubator bisnis bagi generasi muda. Konsep inkubator ini diharapkan tidak hanya memberikan pendampingan usaha, tetapi juga mendorong terciptanya lapangan kerja baru yang berpotensi berkembang menjadi industri besar. “Kalau bicara inkubator berarti di sana membuka lapangan kerja yang harapannya bisa berkembang dan menjadi industri besar,” tuturnya.
Peluang Kolaborasi Jabar–Jakarta
Dalam konteks kolaborasi antara Jabar dan Jakarta, Ibrahim melihat peluang besar untuk membangun rantai ekonomi yang lebih utuh. Ia menjelaskan bahwa Jakarta sebagai pusat pasar dan akses pembiayaan dapat menjadi hub distribusi bagi produk-produk unggulan Jawa Barat yang kuat di sektor produksi, komoditas, dan manufaktur. “Keberadaan business matching ini sangat penting karena Jakarta merupakan pusat pasar yang menjadi hub bagi daerah di seluruh Indonesia dan pusat perputaran uang dan akses pembiayaan. Sementara Jawa Barat kuat dalam produksi, khususnya komoditas dan manufaktur. Jadi kalau keduanya terhubung maka tercipta rantai ekonomi utuh dari produksi sampai distribusi,” jelasnya.
Kolaborasi Lintas Sektor
Dalam pertemuan tersebut, BPC HIPMI Kota Bandung tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga aktif mencari potensi kolaborasi lintas sektor. Ibrahim menilai bahwa perbedaan karakteristik antara HIPMI Jaya dan HIPMI Jabar dapat menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. “Kita bisa melihat HIPMI Jaya dan Jawa Barat punya karakteristik berbeda. Jadi kita sangat senang dan berterima kasih kepada Ketua Umum BPD HIPMI Jabar Radityo Egi dan BPD HIPMI Jaya Riandy Haroen yang dengan inisiasinya bisa melaksanakan kegiatan bermanfaat dan memberi nilai positif bagi pengusaha muda,” ujarnya.
Ruang untuk Kerjasama
Ketua Bidang XII, Investasi, Kerjasama Antar Daerah & Hubungan Luar Negeri BPD HIPMI Jawa Barat, Wishnu Wijaya, menambahkan bahwa acara tersebut menyediakan ruang konkret untuk mempertemukan kekuatan supply and demand antara kedua daerah. “Kita tahu di HIPMI Jabar kuat dalam sektor produksi, manufaktur, agro. Sedangkan Jakarta korporasinya kuat, akses pembiayaan kuat, maka itu harapannya bisa dikawinkan. Sehingga bisa tercipta join venturer atau penguatan korporasi di Jabar sehingga pengusaha bisa naik kelas dan banyak mendapat manfaat dari kolaborasi tersebut,” paparnya.
Sementara itu, Ridho Buchari, Ketua Bidang XII BPC HIPMI Jakarta Selatan, menyatakan bahwa beberapa kerjasama telah terjalin dari pertemuan tersebut.
Sumber: radarbandung.id (23/02/2026)


0Komentar
Jangan lupa kasih komentar yaaa :D