Gfr6TUC7BUM9TSd5TfW0BSro
Light Dark
Prabowo Subianto Rayakan Tahun Baru 2026 di Tapanuli Selatan, Ajak Warga Percaya pada Presiden

Prabowo Subianto Rayakan Tahun Baru 2026 di Tapanuli Selatan, Ajak Warga Percaya pada Presiden

Daftar Isi
×
Presiden Prabowo Subianto memilih untuk menghabiskan malam pergantian tahun di tengah masyarakat yang terkena dampak bencana di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kedatangannya tidak hanya merupakan simbol kepedulian dari kepala negara, tetapi juga memberi harapan kepada warga sekitar bahwa mereka tidak sendirian menghadapi tantangan pascabencana.

Prabowo di Tengah Masyarakat Terdampak

Di saat kebanyakan orang merayakan momen pergantian tahun dengan pesta dan kembang api, Prabowo hadir di Tapanuli Selatan untuk mendukung warga yang tengah berjuang memulihkan diri dari bencana. Aksi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran mereka tidak hanya saat kondisi normal, tetapi juga di masa-masa sulit. Bersama dengan beberapa menteri dari Kabinet Merah Putih, kehadirannya menjadi penyemangat bagi masyarakat setempat.

Jembatan Bailey di Sungai Garoga

Salah satu lokasi yang dikunjungi oleh Presiden adalah jembatan bailey yang melintasi Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru. Jembatan ini menjadi krusial bagi mobilitas warga setelah bencana melanda daerah tersebut. Prabowo bersama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melihat langsung bagaimana jembatan ini memainkan peran penting dalam memfasilitasi pergerakan warga dan bantuan logistik ke daerah-daerah yang terisolasi.

Kepedulian Pemerintah Terhadap Pemulihan Daerah

Dalam kunjungannya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk tidak meninggalkan masyarakat yang terdampak bencana. Pesan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus jaminan bahwa proses pemulihan akan terus diperhatikan oleh pemerintah pusat. Warga Tapanuli Selatan pun diharapkan dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan pascabencana dengan lebih baik.

Kesan dan Pesan dari Kunjungan

Kehadiran Prabowo di kawasan terdampak memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi warga. Ini menjadi pengingat bahwa perhatian tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik tetapi juga pada pemulihan semangat masyarakat. Kehadiran langsung seorang pemimpin di lapangan diharapkan dapat memacu percepatan pemulihan dan menyatukan usaha pemerintah dengan aspirasi masyarakat.

Sumber: www.radarbandung.id (01/01/2026)

0Komentar