Gfr6TUC7BUM9TSd5TfW0BSro
Light Dark
Pedagang di Bandung Keluhkan Larangan Mendadak Kembang Api di Tengah Persiapan Jelang Tahun Baru

Pedagang di Bandung Keluhkan Larangan Mendadak Kembang Api di Tengah Persiapan Jelang Tahun Baru

Daftar Isi
×

Pemerintah Provinsi Jawa Barat baru-baru ini mengeluarkan kebijakan yang memicu gejolak di kalangan pedagang kembang api musiman.

Kebijakan ini, yang berlandaskan alasan keamanan dan keselamatan publik, melarang penjualan dan penggunaan kembang api di wilayah tersebut.

Banyak pedagang yang mengandalkan momen pergantian tahun untuk meraup keuntungan, kini harus memikirkan cara lain untuk menyambung hidup setelah larangan mendadak ini diberlakukan.
 

Dampak Langsung bagi Pedagang

Pedagang kembang api di Bandung merasakan dampak berat dari kebijakan ini. Mayoritas dari mereka adalah pedagang musiman yang berharap mendapatkan penghasilan tambahan menjelang akhir tahun.

Bagi mereka, libur akhir tahun adalah momen emas untuk menjual berbagai jenis kembang api. Namun, dengan adanya larangan tersebut, stok yang telah mereka persiapkan terancam menjadi sia-sia. 

Seperti yang diberitakan oleh detik.com (30/12/2025), banyak pedagang mengungkapkan rasa kecewa dan kebingungannya dalam mencari solusi agar barang dagangan mereka tidak berujung kerugian.
 

Tanggapan dari Masyarakat

Respon publik terhadap larangan ini beragam. Beberapa warga mendukung langkah pemerintah dengan alasan keselamatan dan keamanan lingkungan. 

Namun, ada juga yang merasa kebijakan ini terlalu mendadak dan belum disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.

Kritik datang terutama dari mereka yang merasa larangan ini merugikan para pekerja sektor informal yang tidak memiliki sumber pendapatan tetap.

Ketidakpuasan kian bertambah karena kebijakan ini keluar tepat saat persiapan perayaan akhir tahun sudah dilakukan oleh banyak pihak.
 

Implikasi pada Sektor Pariwisata

Bukan hanya pedagang kembang api yang terkena dampak, larangan ini juga berimbas pada sektor pariwisata.

Banyak tempat wisata yang biasanya mengandalkan pertunjukan kembang api sebagai bagian dari atraksi mereka, kini harus mencari alternatif lain untuk menarik pengunjung.

Hotel dan restoran yang sudah merancang acara akhir tahun juga harus menyesuaikan jadwal mereka, menghadirkan tantangan tersendiri di tengah persaingan yang ketat dalam industri ini.

Kebijakan ini memicu diskusi panjang mengenai cara terbaik untuk menyeimbangkan antara keselamatan publik dan kebutuhan ekonomi lokal.
 

Pertimbangan Kebijakan Ke Depan

Keputusan pemerintah Jawa Barat ini menyoroti betapa pentingnya kebijakan yang memperhitungkan berbagai aspek sosial dan ekonomi.

Banyak pihak berharap ada peninjauan kembali dari kebijakan ini, dengan melibatkan dialog intensif antara pemerintah dan masyarakat.

Alternatif seperti izin khusus atau pengaturan tempat dan waktu dapat dipertimbangkan agar kebijakan serupa di masa depan dapat diterima lebih baik oleh masyarakat.

Keseimbangan antara keamanan publik dan keberlangsungan ekonomi bagi para pedagang kecil menjadi kunci untuk mengatasi persoalan ini.

Sumber: www.detik.com (30/12/2025)

0Komentar