Gfr6TUC7BUM9TSd5TfW0BSro
Light Dark
Balai Pernikahan Pertama di Indonesia Ada di Kota Bandung, Langkah Nyata Tingkatkan Pelayanan Publik

Balai Pernikahan Pertama di Indonesia Ada di Kota Bandung, Langkah Nyata Tingkatkan Pelayanan Publik

Daftar Isi
×
Inisiatif baru dalam pelayanan publik telah diperkenalkan di Kota Bandung, yang terus mencari cara untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada warganya. Upaya peningkatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan penduduk yang semakin dinamis dan beragam. 

Dengan mengoptimalkan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Mal Pelayanan Publik (MPP), Kota Bandung kini melayani masyarakat dengan cara yang lebih terstruktur dan efisien.
 

Peningkatan Pelayanan Publik

Iskandar Zulkarnain, Sekretaris Daerah Kota Bandung, menekankan bahwa peningkatan layanan publik bukanlah hal yang instan. Pertumbuhan ini adalah hasil dari penilaian dan perbaikan yang terus-menerus dilakukan.

Dalam pandangannya, perbaikan sistem dan penambahan jenis layanan serta pembaruan kelembagaan telah membuat pelayanan publik di Bandung semakin solid. Misalnya, integrasi sistem PTSP yang kini lebih efisien mencerminkan kemajuan nyata dalam pelayanan.
 

Signifikansi MPP dalam Reformasi Birokrasi

Peran MPP di Bandung dianggap sebagai pilar penting dalam reformasi birokrasi. Berbagai layanan yang sebelumnya tersebar kini terpusat di satu lokasi, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan administratif.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkot Bandung untuk menghadirkan birokrasi yang lebih responsif dan terfokus pada kebutuhan warga. MPP tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas layanan.
 

Inovasi di Balik Layanan Baru

Salah satu inovasi yang diperkenalkan oleh MPP Bandung adalah balai pernikahan, sebuah layanan yang belum dimiliki daerah lain di Indonesia. Fasilitas ini terletak di area belakang MPP, dirancang untuk memberikan layanan seremonial yang terpusat dan mudah dijangkau.

Balai pernikahan ini telah mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat, dengan banyak pasangan memanfaatkan fasilitas ini sejak dibuka.
 

Respon Positif dari Masyarakat

Selama tiga bulan terakhir sejak peresmian balai pernikahan, sudah ada 200 pasangan yang memanfaatkan layanan ini. Antusiasme publik terhadap balai pernikahan menunjukkan kebutuhan masyarakat akan layanan yang lebih mudah diakses dan terintegrasi.

Hal ini sekaligus menandakan bahwa inovasi semacam ini penting dalam memenuhi harapan publik atas layanan pemerintah. Seperti yang diberitakan oleh radarbandung.id (03/01/2026), inovasi ini merupakan langkah penting bagi Bandung dalam menetapkan standar baru bagi pelayanan publik di Indonesia.

Sumber: www.radarbandung.id (03/01/2026)

0Komentar