Gfr6TUC7BUM9TSd5TfW0BSro
Light Dark
Tiket Lebaran KAI Bandung Terjual 260.716, Okupansi Mencapai 75,4% Menjelang Libur Lebaran

Tiket Lebaran KAI Bandung Terjual 260.716, Okupansi Mencapai 75,4% Menjelang Libur Lebaran

Daftar Isi
×

Lonjakan Pemesanan Tiket Kereta Api Jelang Lebaran

Kota Bandung - Permintaan tiket kereta api jarak jauh mengalami peningkatan signifikan menjelang periode angkutan Lebaran 2026. Hingga tanggal 15 Maret 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penjualan tiket mencapai 260.716 unit dari wilayah operasional Daerah Operasi 2 Bandung, dengan tingkat keterisian kursi mencapai 75,4 persen dari total kapasitas yang tersedia.

Peningkatan Penjualan dan Kesiapan Operasional

Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi penjualan tiket untuk periode keberangkatan dari 11 Maret hingga 1 April 2026. 

Dalam periode tersebut, perusahaan menyediakan total 345.840 tempat duduk bagi penumpang yang akan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. “Dari total kapasitas yang disediakan, hingga saat ini sudah terjual 260.716 tiket atau sekitar 75,4 persen,” ujar Kuswardojo, pada Minggu (15/3/2026).

Dia menambahkan bahwa tingginya penjualan tiket menunjukkan minat masyarakat yang besar untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi jarak jauh, terutama menjelang arus mudik Lebaran. “Tren penjualan tiket diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring dengan semakin dekatnya periode libur panjang dan tradisi mudik masyarakat ke berbagai daerah di Pulau Jawa,” ucapnya.

Pergerakan Penumpang Harian Meningkat

Dari segi pergerakan penumpang harian, aktivitas keberangkatan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung juga menunjukkan peningkatan. 

Hingga siang hari pada tanggal 15 Maret 2026, tercatat sekitar 16.553 penumpang telah diberangkatkan dengan menggunakan kereta api jarak jauh. Keberangkatan terbanyak berasal dari Stasiun Bandung, dengan total 5.568 penumpang yang menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Stasiun Kiaracondong juga mencatat angka yang signifikan, di mana sebanyak 4.791 penumpang berangkat menggunakan kereta api jarak jauh. Kuswardojo menyatakan bahwa kedua stasiun ini merupakan titik mobilitas terbesar bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api dari Bandung.

Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Imbauan untuk Calon Penumpang

Kuswardojo memperkirakan bahwa jumlah penumpang yang berangkat pada hari itu masih akan bertambah hingga malam hari, karena masih ada beberapa perjalanan kereta api yang dijadwalkan. 

Dia menegaskan pentingnya pemantauan terhadap penjualan tiket dan pergerakan penumpang untuk mengantisipasi potensi lonjakan menjelang puncak arus mudik Lebaran, yang biasanya terjadi H-7 hingga H-2 Lebaran.

Dia juga mengimbau masyarakat yang berencana menggunakan kereta api pada periode angkutan Lebaran agar segera memesan tiket jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan. “Pemesanan tiket sejak jauh hari penting dilakukan agar calon penumpang tidak kehabisan tiket, mengingat tren penjualan menunjukkan tingkat keterisian kursi yang terus meningkat seiring dengan mendekatnya masa mudik,” katanya.

Kuswardojo menekankan agar calon penumpang datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari antrean dan memastikan proses boarding berjalan lancar, terutama pada periode perjalanan yang diprediksi akan semakin padat. 

Dengan okupansi tiket yang sudah melampaui 75 persen dan jumlah penumpang yang terus meningkat, PT KAI Daop 2 Bandung siap menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2026.


Sumber: radarbandung.id (16/03/2026)

0Komentar