
Pengawasan Proyek Galian Kabel Diperketat oleh Pemkot Bandung
Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa pekerjaan galian tanah untuk penurunan kabel udara merupakan kebutuhan teknis yang tidak bisa dihindari dalam penataan infrastruktur kota.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengakui bahwa pelaksanaan galian di lapangan masih belum sepenuhnya tertib dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Keluhan Warga Terkait Galian yang Tidak Rapi
Farhan menyampaikan penegasan ini sebagai tanggapan terhadap keluhan warga mengenai sejumlah titik galian yang dinilai kurang rapi dan minim pengamanan. Ia menekankan pentingnya segera membenahi kondisi tersebut agar tidak menimbulkan kecelakaan di ruang publik.
Menurut Farhan, penurunan kabel dari udara ke bawah tanah merupakan bagian dari program penataan kota yang bertujuan untuk memperbaiki estetika, meningkatkan keamanan jaringan, serta mengurangi risiko gangguan akibat cuaca dan benturan fisik. Meskipun demikian, ia tidak menampik bahwa proses penggalian tanah sebagai tahapan utama dalam pekerjaan galian masih menyisakan masalah, terutama terkait dengan kerapian pengerjaan dan keselamatan pengguna jalan.
Risiko Kecelakaan Akibat Galian yang Tidak Tertutup Sempurna
“Galian tetap diperlukan karena penurunan kabel udara memang harus melalui penggalian tanah. Namun saya akui, pengerjaannya masih belum rapi dan berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan,” ujar Farhan pada Selasa (10/2/2026).
Ia menyoroti bahwa galian yang tidak tertutup dengan baik, minim rambu peringatan, serta kurang penerangan di malam hari dapat membahayakan pejalan kaki, pengendara sepeda motor, dan kendaraan roda empat.
Farhan menegaskan bahwa Pemkot Bandung akan memperketat pengawasan terhadap seluruh pekerjaan galian yang berlangsung di wilayah kota, baik yang dikerjakan oleh pemerintah maupun pihak ketiga.
Ia menekankan bahwa setiap proyek galian harus memenuhi standar keamanan yang jelas, mulai dari pembatas area kerja, pemasangan rambu peringatan, hingga penutupan lubang galian sesuai prosedur.
Keselamatan Warga Menjadi Prioritas
“Kami pastikan ke depan pekerjaan galian harus lebih rapi dan aman. Keselamatan warga tidak boleh dikorbankan,” tegasnya. Farhan juga menyatakan bahwa selain pengawasan teknis, Pemkot Bandung akan memperkuat koordinasi lintas dinas dan pelaksana proyek agar pengerjaan galian dilakukan secara terencana dan tidak berlarut-larut.
Farhan menambahkan bahwa proyek infrastruktur seharusnya memberikan manfaat jangka panjang tanpa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat selama proses berlangsung. “Penataan kabel bawah tanah tetap harus berjalan, tetapi dengan pendekatan yang lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap ruang publik,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Bandung membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan galian yang dinilai membahayakan, sehingga perbaikan dapat dilakukan lebih cepat. “Pembenahan tata kelola dan pengawasan yang lebih ketat, penataan infrastruktur kabel di Kota Bandung dapat berjalan aman, tertib, dan selaras dengan kenyamanan warga,” ujar Farhan.
Sumber: radarbandung.id (11/02/2026)


0Komentar
Jangan lupa kasih komentar yaaa :D