
Anggota DPRD Jawa Barat H. Muhamad Sidkon, Dj., SH., MM mengungkapkan bahwa Kabupaten Indramayu masih kekurangan sekolah menengah negeri. Dari 31 kecamatan, 8 kecamatan belum memiliki SMA Negeri dan 13 kecamatan belum memiliki SMK Negeri.
SMA/SMK Negeri Baru Diperlukan
Sidkon menyebut kekurangan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur KDM. DPRD Jabar, kata dia, mendorong penambahan Unit Sekolah Baru (USB) dan Ruang Kelas Baru (RKB) setiap tahun.
Rendahnya RLS di Indramayu
Berdasarkan BPS Jabar 2024, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Indramayu baru 6,95 tahun (setara kelas 5 SD), terendah di Jabar. Sementara Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 12,32 tahun atau setara tamat SMA/SMK. Sidkon menilai target HLS sulit tercapai bila jumlah sekolah masih kurang.
Pola Pikir Masyarakat
Selain minimnya sekolah, Sidkon menyebut faktor ekonomi dan pola pikir masyarakat turut membuat RLS Indramayu rendah. Masih ada anggapan bahwa sekolah cukup sampai SMP. Pemerintah harus hadir meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan berkelanjutan.
Pemerintah Dorong Peningkatan Pendidikan
Sidkon menegaskan bahwa pemerataan SMA/SMK Negeri di seluruh kecamatan akan mendorong peningkatan RLS dan pencapaian pendidikan 12 tahun.
Sumber: bandungberita.com (08/12/2025)

0Komentar
Jangan lupa kasih komentar yaaa :D