Gfr6TUC7BUM9TSd5TfW0BSro
Light Dark
Pemerintah Kota Bandung Siapkan Pemantauan Lalu Lintas dan Pengecekkan Armada Mudik Lebaran

Pemerintah Kota Bandung Siapkan Pemantauan Lalu Lintas dan Pengecekkan Armada Mudik Lebaran

Daftar Isi
×

Pemerintah Kota Bandung Siapkan Operasi Angkutan Lebaran 2026

Pemerintah Kota Bandung, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), sedang mempersiapkan Operasi Angkutan Lebaran 2026 dengan sejumlah langkah pengawasan dan pengaturan lalu lintas. Persiapan ini dilakukan untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik Idul Fitri.

Pemeriksaan Kendaraan dan Posko Monitoring

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan bahwa rencana operasi tersebut dimulai dari awal Maret 2026. Proses ini diawali dengan pelaksanaan ramp check, yaitu pemeriksaan kelayakan kendaraan bagi bus dan travel yang beroperasi selama mudik. Pemeriksaan ini berlangsung dari tanggal 2 hingga 4 Maret 2026 di berbagai perusahaan otobus serta lokasi keberangkatan travel.

Selain pemeriksaan armada, Dishub juga akan menyiapkan posko monitoring dan pengaturan lalu lintas yang akan beroperasi mulai H-7 Lebaran. Posko ini memiliki tugas untuk memantau pergerakan kendaraan, mengatur arus lalu lintas, serta menjamin kelancaran transportasi hingga H+7 Idul Fitri.

Prediksi Arus Mudik dan Dukungan Teknologi

Rasdian menyampaikan bahwa dalam perencanaan, telah diprediksi waktu puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026. Prediksi ini menjadi dasar untuk penempatan personel dan pengaturan rekayasa lalu lintas di jalur-jalur strategis di Kota Bandung. Ia juga menambahkan bahwa dukungan teknologi akan dimanfaatkan untuk memperkuat pemantauan arus kendaraan. Sistem Area Traffic Control System (ATCS) akan digunakan untuk memantau volume lalu lintas secara berkala, termasuk pengawasan pada kondisi persimpangan yang dilengkapi dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).

Rasdian memastikan bahwa berbagai fasilitas jalan seperti rambu portable, halte, signage, dan jembatan penyeberangan orang (JPO) juga akan siap digunakan. “Seluruh fasilitas akan dipelihara agar tetap berfungsi optimal selama masa arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya pada tanggal 13 Maret 2026.

Monitoring Angkutan Umum dan Penanganan Lalu Lintas

Pemeliharaan juga akan dilakukan pada penerangan jalan umum di kawasan strategis untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama di jalur utama dan daerah wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas saat liburan Lebaran. Dari sisi angkutan umum, Rasdian melakukan monitoring terhadap layanan angkutan reguler maupun pariwisata untuk memastikan seluruh armada memenuhi standar keselamatan dan siap melayani lonjakan penumpang.

“Terminal Tipe A Cicaheum menjadi salah satu fokus pengawasan. Posko utama akan ditempatkan di terminal guna memantau aktivitas keberangkatan dan kedatangan bus antarkota selama periode mudik,” ucapnya. Petugas terminal akan disiagakan untuk mengantisipasi potensi penumpukan penumpang serta keterlambatan armada. Selain itu, data pergerakan armada dan jumlah penumpang akan dilaporkan secara berkala selama masa operasi Angkutan Lebaran.

Peningkatan Pengawasan Lalu Lintas dan Penertiban

Rasdian juga menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas akan diperkuat melalui penempatan personel di titik-titik rawan kepadatan. Petugas akan bertugas mengatur arus kendaraan di jalur arteri, kawasan wisata, serta lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan. “Dishub juga melakukan pengawasan di sekitar rumah ibadah dan objek vital yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” katanya.

Penertiban parkir liar dan pasar tumpah juga menjadi fokus dalam operasi ini untuk mencegah gangguan lalu lintas di jalur utama yang digunakan masyarakat selama arus mudik. “Pengawasan parkir tepi jalan juga akan ditingkatkan, khususnya di kawasan pusat perbelanjaan dan destinasi wisata yang biasanya dipadati pengunjung selama masa liburan Lebaran,” ujar Rasdian.


Sumber: radarbandung.id (14/03/2026)

0Komentar